TMR Review ; Nectura – Awake To Decide

Nectura - Awake To Decide

Nectura – Awake To Decide

Nectura – Awake To Decide
Label: Off The Records
Album Rating: 4/5

From the start Nectura looks like a young band with no doubt about it’s own quality. The band is fronted by ex-members of Beside, a metal veteran band from Bandung. Wrapped in cool visual artworks and soft shades of white on the album packaging, Awake To Decide covers may fool many fans of metal. But please, listen to the guitarist duo, Abo and Hinhin, who are very skillful both in the riffing and the solo parts. Vocalist Owank can sing and shout equally well. Throughout this album, Nectura is without a doubt quite successful in performing some really neat and sweet melodic death metal.

Continue reading ‘TMR Review ; Nectura – Awake To Decide’

It’s My Rebel Yell

a rebel yell just begun!

a rebel yell just begun!

Mulai sekarang saya menulis juga di sebuah situs musik The Metal Rebel (TMR). TMR adalah portal online yang berbasis di Swedia dan fokus hanya untuk mengekspos scene musik metal di Asia. TMR yang dikomandoi oleh seorang metalhead asal Swedia, John Resborn, ini bakal rajin membawa kabar-kabar cadas dari belantara benua Asia menuju ke level berikutnya, ke Eropa dan internasional mungkin. Saya melihat ada peluang besar bagi scene metal kita untuk bisa berkembang lebih besar lagi. We hope so.

Continue reading ‘It’s My Rebel Yell’

Menyibak Reklamasi Punk ala Antiphaty

Antiphaty @ S'pore - Jan 2015 [foto dok. Antiphaty]

Antiphaty @ S’pore – Jan 2015 [foto dok. Antiphaty]

Ketika anda membaca tulisan ini, kemungkinan besar Antiphaty sudah kembali menginjakkan kaki di tanah air dan melanjutkan tur ke berbagai kota di Indonesia. Kemarin, band punk rock kugiran asal kota Malang ini baru saja tampil di Singapore (17/01), Batu Pahat (18/01), dan Kuala Lumpur (22/01). Rangkaian tur lintas tiga negara – Singapore, Malaysia dan Indonesia – yang bertajuk Desire Tour 2015 tersebut menyambangi total 24 kota di tiga negara kawasan Asia Tenggara.

Desire Tour 2015 merupakan proyek tur masif yang dikelola secara mandiri oleh Antiphaty dengan dibantu oleh relasi dan kolega mereka sebagai show/gig organizer di berbagai daerah. Tur ini juga ‘sepaket’ dengan perilisan album terbaru mereka yang bertitel Up The Punk (Raw Tape Records) yang sementara ini masih berada di dalam tas ransel mereka dan dipasarkan sendiri sembari tur di kota-kota yang dikunjungi.

Bersama sekantong kaos merchandise Antiphaty, CD album Up The Punk itu menjadi modal dan bekal utama mereka selama di perjalanan. Untuk mendanai tur dan menyambung hidup sementara di perjalanan, sambil menyimpul jaringan-jaringan komunitas scene underground-punk di berbagai daerah. Yang paling mengejutkan (juga menjengkelkan), semua karya tersebut – album baru, tur masif dan merchandise – merupakan murni hasil kerja keras Antiphaty yang telah disiapkan secara ‘diam-diam’ dan tanpa gembar-gembor sebelumnya.

Continue reading ‘Menyibak Reklamasi Punk ala Antiphaty’

The Things That Should [Not] Be ; February 2015

the things ; february 2015

the things ; february 2015

“Books, records, films – these things matter. Call me shallow,
it’s the fucking truth!” – Rob Gordon, High Fidelity.

Tentang menikmati barang-barang yang berharga di tengah hobi berburu [kembali] kaset-kaset lawas, menyantap buku dan film apa saja di pagi buta, atau mulai kesal dengan kondisi kota tempat domisili saya belakangan ini.

Atau setidaknya, hal-hal di bawah ini cukup menghibur, menyita perhatian dan menjadi favorit saya selama beberapa pekan terakhir.

Continue reading ‘The Things That Should [Not] Be ; February 2015′

Suit-Suit Hehe ; Gunadi Bersiul

Penampakan Kaset Gunadi Bersiul

Penampakan Kaset Gunadi Bersiul

Ceritanya, saya kemarin iseng-iseng bongkar koleksi kaset [alm] pakdhe saya. Dari ratusan kaset yang dominan jazz, beberapa pop 80-an, sedikit rock/blues, serta sisa-sisa etnik tradisional, tiba-tiba…tanpa sengaja saya menemukan satu kaset ini dan histeris seketika. Saya langsung terbahak-bahak sampai mata berair dan teringat postingan Bung Budi Warsito di grup FB Your Daily Dose of Cassette, beberapa waktu lalu.

Nevermind Your Fave Musician, Here’s Come…
Gunadi Bersiul – Senandung Doa [Octave Recs / Gema Nada Pertiwi]

Continue reading ‘Suit-Suit Hehe ; Gunadi Bersiul’

Robinson Bersaudara dan Misteri Harta Karun Gagak Hitam

Lions & The Southern Harmony [koleksi pribadi]

Lions & The Southern Harmony [koleksi pribadi]

Kemarin saya agak kaget pas ada berita The Black Crowes [TBC] menyatakan bubar [setelah baca artikel di RSI]. Eh tapi, kudunya tidak perlu terlalu shock kalau tahu TBC itu selalu tentang dua bersaudara Chris & Rich Robinson yang memang tidak pernah rukun. Mungkin itu dendam abadi rebutan kelereng pas mereka masih kecil?

Sudah berkali-kali TBC [baca; Robinson Bersaudara] diliputi konflik dan sengketa hingga bikin band ini vakum, hiatus dan nyaris bubar. Kemarin, Rich yang bilang kalo TBC resmi bubar [untuk ketiga kalinya!]. Konon gara-gara masalah honor dan pembagian uang/pendapatan dalam band. Oke, mungkin semacam sengketa warisan kalau dalam keluarga?!

Continue reading ‘Robinson Bersaudara dan Misteri Harta Karun Gagak Hitam’

Shine On ; Mengenang Gus Din

Gus Din bersama Totok Tewel & John Lennon

Gus Din bersama Totok Tewel & John Lennon [foto; Adon/AV]

“Remember when you were young, you shone like the sun.
Shine on you crazy diamond.
Now there’s a look in your eyes, like black holes in the sky.
Shine on you crazy diamond…”

“Orang-orang seumuran kita ini mungkin baru bisa ngumpul semua kayak gini kalo gak pas di momen perkawinan, ya di acara pemakaman…” kurang lebih begitu kata seorang teman sambil tersenyum pahit ketika kami berjumpa di TPU Kasin Malang, 07 Januari 2015 kemarin.

Pagi itu, memang banyak sekali teman-teman lama yang datang dan berkumpul. Tidak setiap hari, pekan atau bulan kami bisa ketemu semua kayak begini. Seingat saya, memang ada banyak sobat lama yang berkumpul di situ. Ada Ook Confuse, Keceng, Niko, Gatot, Wading, Doni, Arfan, Deni, Ipul, Citul, Fahmi, Giman, Atenk, Agus Moron, Gindung PCHC, Antok EC, Bongky Cadas, Didit NML, Erik, Nonot, Rocky, Mas Nial, Cak Alfian, Mas Wahyu AV, dan masih banyak lagi. Mereka semua datang ke pemakaman dan memberikan penghormatan terakhir kepada [alm] Hasanudin, atau yang akrab kami panggil Gus Din, yang disemayamkan di sana. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun…

Continue reading ‘Shine On ; Mengenang Gus Din’


samack

Axis Blog Award 2012 Nominee


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 37 other followers