15 Destinasi Wisata Rock & Roll Di Malang Raya

400px-Tugu_Balai_Kota_Malang

Kami merangkum sejumlah spot yang seru dan menarik di seputar Malang Raya demi hasrat berlibur dan jiwa rock & roll anda yang tak pernah pupus.

Masa liburan telah tiba. Sejak momen Natal yang kudus hingga hingar-bingar Tahun Baru, orang-orang tampaknya mulai banyak yang mengambil cuti. Kebanyakan berlibur ke kampung halaman, mengunjungi keluarga atau memadati obyek-obyek wisata. Mumpung libur, katanya. Tak terkecuali juga ada gelak tawa bocah-bocah kecil dan para remaja yang seakan ‘terbebas’ dari aktifitas studinya.

Continue reading

Advertisements

Danilla – Lintasan Waktu

danilla-lintasanwaktu

Antologi kemurungan Danilla dengan pencapaian musikal yang luar biasa, dan memang patut untuk dirayakan.

Sejak tembang pertama, “Laguland”, Danilla seperti sudah menggaransi kemurungan. Lagu tersebut dipacu dalam tempo lamban. Di baliknya, sayup-sayup terdengar melodi gitar yang jinak. Dipadu dengan suara synth yang mengawang. Magical. “Entah Ingin Ke Mana” berbalut irama swing yang tipis. Di situ ada porsi dominan Sigit Agung Pramudita (Tigapagi) yang turut membangun atmosfir lagu ini. Judulnya sudah mengisyaratkan perasaan tersesat, namun tetap terus berjalan. Uniknya, lagu ini justru cocok dinikmati sambil berjalan kaki. Ya, sudah dicoba dan terbukti.

Continue reading

Narasi Perlawanan dan Nyali Untuk Menantang Tirani

baeble-music

Sumber: Baeble Music

Pasca ‘65, Orde Baru lahir dan tumbuh dengan sikapnya yang cenderung otoriter, militeristik, serta sarat akan doktrinasi. Hampir seluruh sendi kegiatan masyarakat harus selalu dibina dan diseragamkan. Karya seni, termasuk musik, didesain menjadi (sekedar) komoditas hiburan yang melenakan, serta harus sesuai norma dan semangat pembangunan. Produk seni dalam bentuk apapun di jaman itu harus selalu diawasi, dibatasi dan dijinakkan.

Continue reading

Berbagi Semangat Baik Bersama Sisir Tanah

sisirtanah2-foto-oleh-siwaktok

Foto oleh Siwaktok

Aspal masih tampak agak basah selepas hujan yang turun tadi sore. Langit pun sebenarnya masih mendung. Tapi untungnya, suhu udara malam itu masih terasa cukup hangat.

Ada acara tahlilan di teras rumah yang bersebelahan langsung dengan Warung Srawung. Doa-doa terdengar khidmat sampai ke pelataran kedai kopi dan agak menurunkan tensi obrolan para pengunjungnya.

“Iya, bapak yang tinggal di sebelah itu tadi siang meninggal dunia…” kata Lukman, pemuda yang setiap hari berjaga di Warung Srawung. “Jadi acaranya agak molor dari jadwal, soalnya nunggu acara tahlilan selesai…”

Continue reading