guns_n_roses_appetite_for_destruction_back_1500x1485px_120503105026_2
Selembar pose foto band yang tampak badung, bukan?!

Dirgahayu Appetite for Destruction yang ke-30!

Oke, ini tentu album kesukaan banyak orang. Ini juga salah satu album Guns N’ Roses yang (kasetnya) paling sering saya ‘beli – lenyap – beli lagi’. Sampai berkali-kali. Uhm, kok rawan hilang dan tidak kembali ya. Ceroboh.

Album seperti ini memang kudu selalu ada di rak. Lagunya bagus dan enak-enak semua. Sulit di-skip sejak “Welcome To The Jungle” yang binal sampai “Rocket Queen” yang provokatif. Oke, “Sweet Child O’Mine” dulu sempet jadi standar anak muda untuk mengaku gitaris dan pamer solo gitarnya pas ajang festival / kompetisi band. Tapi kalau dipaksa memilih, “It’s So Easy” yang paling saya suka di album ini.

Gambar sampulnya juga ikonik – sangat mengintimidasi setiap kali saya menatapnya di rak toko kaset. Foto band-nya cukup norak dan tampak badung: lesehan di dalam studio musik, mencengkeram ketipung, memeluk gitar bolong, pamer sebotol wiski? WTF?!…

Well, sungguh sepotong album brengsek yang legendaris.

Eh ya, sedari dulu personil favorit saya itu Izzy Stradlin. And always be…

“With your bitch-slap-rappin’ and your cocaine tongue you get nothin’ done.”

 

*Kemarin, tulisan di atas saya posting sebagai status Facebook. Saya sedang menunggu tulisan Nuran Wibisono yang berjanji merayakan album ini. Tentu saja.

*Brengseknya lagi, saya baru saja ingat dan sadar kalau lima tahun yang lalu juga pernah menulis ucapan ulang tahun Appetite for Destruction #25 di blog ini. Ha!

Advertisements