Filastine_Press_Picture_credit_Miguel-Edwards

Filastine baru saja merilis video musik “The Miner”, singel anyar yang menjadi episode perdana dari proyek serial bertajuk Abandon. Singel “The Miner” tersebut dirilis kepada publik melalui kanal resmi YouTube milik Filastine, mulai tanggal 29 Maret 2016. Pada hari itu juga, Filastine menggelar video screening, press conference dan talkshow di Legipait Coffeeshop, Malang.

Video musik “The Miner” menceritakan kegelisahan seorang pekerja tambang. Karakter utama dalam video ini, awal mulanya digambarkan perannya sebagai seorang pekerja tambang belerang yang dioperasikan secara tradisional – yang bekerja keras tanpa jaminan kesehatan dan keselamatan. Sampai kemudian ia dilahirkan kembali dan terperangkap dalam pekerjaan di tambang batubara yang berskala masif di bawah kendali korporat multi-nasional. Pada akhirnya, ia menolak untuk merusak dirinya, lingkungan dan juga bumi yang kita tinggali.

Dalam proses pengerjaan video musik “The Miner”, Filastine menggandeng seorang sinematografer asal Malang, Astu Prasidya, dan penari jalanan asal Jakarta, Al Imran Karim. Mereka merekam video tersebut di dua lokasi, yaitu tambang belerang tradisional di Kawah Ijen, Jawa Timur, serta sebuah tambang batubara di Samarinda, Kalimantan.

Seperti yang diketahui, Indonesia merupakan eksportir batubara terbesar di dunia, dan hampir semuanya itu dikeruk dari tanah Borneo di pulau Kalimantan. Tentu saja tidak semua orang bisa mendapatkan akses masuk dan mendokumentasikan kegiatan tambang di kawasan tersebut.

Dalam proses pengerjaan video di Borneo, Filastine dan timnya terpaksa harus merekamnya secara diam-diam dan tanpa ijin. Mereka berhasil memasuki kawasan tambang setelah menyamar sebagai pekerja tambang yang memakai seragam resmi. Ketika merekam adegan tari di landasan helikopter, mereka bahkan sempat ditangkap dan diinterogasi oleh aparat setempat.

Filastine The Miner

“The Miner” memadukan segala elemen musik dengan aroma avant-garde electronica. Ditambah bebunyian 808 bass drum yang distortif, serta melodi perkusif yang dihasilkan dari bunyi alat musik gamelan dan suara kepakan serangga. Senandung vokal perempuan dengan cengkok Jawa turut menyelip dengan harmonis di lagu tersebut.

Abandon merupakan serial video musik yang mengambil satu tema utama yaitu tarian pembebasan dari kelas pekerja atau buruh yang selalu ditindas (dances of liberation from degrading work). Setiap video nantinya akan menggambarkan tarian katarsis yang unik, yang direkam dari beberapa lokasi yang apik, sebagai metafora protes akan kehidupan profesi yang kerap menihilkan rasa kemanusiaan.

Berikut informasi komplit soal jadwal perilisan, tema, dan lokasi penggarapan proyek video musik serial Abandon di sepanjang tahun 2016;

29/03 ; The Miner (Jawa & Borneo, Indonesia)
26/05 ; The Cleaner (Lisbon, Portugal)
22/09 ; The Salarymen (Seattle, Amerika Serikat)
21/12 ; The Chatarreros (Barcelona, Spanyol)

Keempat singel yang dirangkum dalam serial Abandon di atas, ditambah sejumlah komposisi anyar lainnya, bakal menjadi materi album keempat Filastine yang rencananya akan dirilis pada bulan November 2016.

 

* Naskah ini merupakan press release resmi (versi Bahasa Indonesia) untuk perilisan singel dan video Filastine “The Miner” yang disebar ke media massa di Indonesia. Jika (media) anda memerlukan informasi ini silahkan kopi/sadur saja dari sini. Ya, sejak bulan lalu saya memang ditunjuk Filastine menjadi bagian dari tim Media Relation & Publicity mereka, khusus untuk area Indonesia. Jadi saya bakal banyak menyebarkan berita, isu dan propaganda Filastine pada media-media di sini, termasuk di sosial media. Harap maklum. Filastine adalah duo yang menarik dan saya suka visinya – terlepas bahwa Nova Ruth adalah kawan baik saya di Malang. Anda boleh kabari saya jika ingin bekerjasama dengan Filastine, akan saya hubungkan langsung pada mereka. Lebih jauh soal Filastine silahkan cek di situs resmi mereka.