mot3

Kematian Lemmy mungkin telah membuat dunia ini terasa agak sepi, namun warisan yang ditinggalkan Motorhead sepertinya tidak akan mati. Salah satunya, ada hal yang pasti tidak akan bisa dilupakan oleh fans Lemmy dkk di seluruh dunia. Hal itu adalah logo resmi Motorhead yang dikenal dengan nama Snaggletooth.

Dari mana logo tersebut berasal? Seperti sejarah dan proses kelahirannya?


Kembali ke tahun 1975, di mana musik Motorhead sudah mulai menyala keras dan menyalak galak. Sedari itu pula Lemmy dkk telah menyodorkan irama musik cadas yang garang, berbalut dengan vokal parau yang membangkang. Semuanya digeber kencang menyiksa telinga, dan seakan tak pernah mau kompromi.

Bahkan dalam volume nol sekalipun, Motorhead akan tetap tampak brengsek dan berandalan. Itu jika kita jeli melihat imej visual yang selalu mereka usung – pada sampul album, kaos, jaket, emblem, merchandise, poster dan segala desain lainnya.

Ya, Snaggletooth yang bertanggungjawab atas itu semua. Itu memang tidak sekedar logo biasa. Begitu ikonik dan bertenaga.

“Keberadaan Snaggletooth itu sungguh penting,” kata Joe Petagno, sang kreator logo Motorhead. “Logo itu sangat mencolok sekali. Bisa bikin orang-orang sontak berdiri dan menarik perhatian. Membuat mereka langsung penasaran dan ingin segera mendengarkan musiknya. Ini seperti berawal dari pandangan mata, lalu ke telinga.”

Sejak mendapatkan hadiah satu pak krayon di usianya yang ketiga tahun, Joe Petagno sudah menjadikannya sebagai mainan favorit yang terus digeluti sehari-hari. Benih-benih bakat seni mulai muncul di kepala dan imajinasinya.

Joe Petagno, im METAL HAMMER 02/2012
Joe Petagno

Hingga beberapa tahun kemudian, bakat seninya itulah yang mempertemukan Joe Petagno dengan seorang pria jangkung bernama Ian Fraser Kilmister, di sebuah pub kecil di kota London. Ketika itu, Joe Petagno baru saja menyelesaikan karya logo Icarus yang terkenal bagi grup band Led Zeppelin dan sedang dalam proses pengerjaan ilustrasi untuk Hawkwind. Lemmy, yang saat itu baru saja cabut dari Hawkwind, memang sengaja ingin ketemu Joe Petagno untuk meminta bantuan menggarap artwork bagi band barunya, Bastard (nama band sebelum Motorhead).

“Saat itu, kami mendiskusikan berbagai hal sambil minum-minum,” kenang Joe Petagno. “Sesungguhnya tidak terlalu jelas apa yang Lemmy inginkan. Semacam sesuatu yang mirip ksatria atau robot penuh karat, kalau saya tidak salah ingat. Juga emblem bertemakan biker yang katanya bisa dipasang di bagian belakang jaket denim.”

“Dalam perjalanan pulang dari situ, saya mampir di sebuah perpustakaan di Chelmsford. Sekedar mencari inspirasi dan ide soal ilustrasi yang biasa dipakai para berandalan biker. Saya mengumpulkan banyak gambar tengkorak dan tulang-tulang manusia. Ketika menemukan buku berisi tengkorak binatang, saya langsung dapat ilham. Ah, sebuah tengkorak binatang ternyata bisa lebih menarik dibandingkan tengkorak manusia,” jelasnya kemudian.

Joe Petagno lalu melanjutkan, “Sampai di rumah dan mulai bikin sketsa, tiba-tiba saya terpikir; kenapa tidak menciptakan model tengkorak yang baru saja, semacam hibrida? Saya lalu mengerjakan sketsa itu dan mencampurkan banyak hal – tengkorak anjing, singa, serigala, dan semacamnya…”

“Sampai akhirnya saya berhasil menyelesaikan satu gambar yang mungkin adalah anjing, serigala atau gorila dengan taring yang cukup besar. Lalu saya tambahkan rantai dan tengkorak manusia dalam ukuran normal, plus iron cross sebagai simbol keberanian dan beberapa spike,” katanya. “Ketika gambar itu selesai, saya langsung tahu kalau saya baru saja menggambar sesuatu yang unik dan mungkin bakal abadi. Itulah dia Snaggletooth. Sebuah simbol yang bisa dibilang anti-everything.”

Logo Snaggletooth itu seperti gambaran yang pas tentang segala yang terdapat pada band-nya sendiri. Keras, berandalan dan juga rusuh. Telinga yang ditindik menunjukkan aura punk dan blues, dua genre musik yang lahir dari rasa protes dan memberontak. Begitu cocok untuk band yang selalu tegar berdiri dan tetap berjuang atas apa yang mereka yakini.

Apa yang Lemmy idamkan sebelumnya mengenai emblem biker di bagian belakang jaket denim juga telah menggambarkan semangat persaudaraan dan kebersamaan. Sampai hari ini, di setiap konser atau festival musik apapun, logo Snaggletooth yang menyeringai itu pasti selalu hadir pada kaos, jaket, sepatu, topi, tato, dan sebagainya.

mot7

“Buat saya pribadi,” lanjut Joe Petagno. “Snaggletooth dan segala imej yang melekat padanya sudah sama pentingnya dengan musik Motorhead itu sendiri. Sama seperti jika kita melihat logo Eddie-nya Iron Maiden atau Rattlehead-nya Megadeth, misalnya.”

“Bahkan saya sudah membayangkan kalau Snaggletooth bisa hidup di luar musik, di masa mendatang. Tidak perlu fantasi yang berlebihan untuk membayangkan suatu saat nanti bakal ada sekelompok pemberontak militan yang mengusung bendera bersimbolkan Snaggletooth…”

 

*Artikel ini sebelumnya dimuat pada situs Supermusic.