lemi

Kalau ditanya musik apa yang paling sering saya konsumsi sehari-hari, ya jawabnya tentu saja (masih) musik metal. Lumayan banyak stok yang saya simak tahun ini. Meski kadang tertahan dan berakhir di nama yang itu-itu juga.

Penjelasannya cukup sederhana…

Siapa yang tidak penasaran dengan comeback-nya Faith No More? Plis, jangan gegabah. Godspeed? Tidak perlu diragukan lagi. Lalu Paradise Lost yang makin tua justru makin berbobot. Sedangkan Ghost bagi saya masih tetap menghibur, in metal way.

Kylesa dan Baroness merilis album baru yang istimewa dan melampaui pencapaian musikal mereka sebelumnya. Seru. Itu bikin saya menunggu apa yang akan dilakukan Mastodon di album selanjutnya.

Pasca kesuksesan Sunbather yang over-exposed, saya sudah meminggirkan Deafheaven supaya tidak di-cap ‘hipster’. Saya menduga mereka akan bikin formula musik yang sama untuk menjaga rating-nya. Begitu mendengarkan New Bermuda, prediksi saya salah total. Deafheaven justru makin berani, kerasukan irama thrash metal, serta tidak ‘merah muda’ lagi.

Setelah direkomendasikan oleh Manan dan Rossi, saya jadi rajin menyimak albumnya Steven Wilson (dedengkot Porcupine Tree). Ada pesona Geddy Lee, kejeniusan Trent Reznor, dan kecakapan David Gilmour pada pria tersebut. Ada pula Puscifer yang seperti mengobati kerinduan saya akan Tool, unit rock ajaib yang album barunya entah harus ditunggu berapa kali lebaran lagi.

Oya, banyak nama-nama anyar yang baru saya dengarkan dan langsung saya gemari musiknya. Contohnya Elder, Myrkur, atau Bell Witch. Mereka tampaknya berhasil mengeksplorasi wilayah cadas yang belum tersentuh sebelumnya. Menyenangkan mendengar musik metal yang mampu menggandeng elemen progresif, doom/sludge, ambient, atau bahkan eksperimental. To the next level.

Mungkin benar, musik cadas jadi semakin seru dan menarik pada tahun 2015 kemarin. Banyak ide-ide musikal yang baru dan berhasil dikembangkan dengan baik oleh band-band metal dunia. Metal, still alive and well. Yeah, and it’s always be.

Eh, apa? Baby Metal?! Maaf, belum pernah dengar sebelumnya.

1. A Forest of Stars – Beware The Sword You Cannot See
2. An Autumn For Crippled Children – The Long Goodbye
3. Baroness – Purple
4. Bell Witch – Four Phantoms
5. Deafheaven – New Bermuda
6. Dodheimsgard – A Umbra Omega
7. Elder – Lore
8. Faith No More – Sol Invictus
9. Ghost – Meliora
10. Godspeed You Black Emperor – Asunder, Sweet and Other Distress
11. Intronaut – The Direction of Last Things
12. Kylesa – Exhausting Fire
13. Myrkur – M
14. Paradise Lost – The Plague Within
15. Pinkish Black – Bottom of The Morning
16. Puscifer – Money Shot
17. Steven Wilson – Hand Cannot Erase
18. Sumac – The Deal
19. Torche – Restarter
20. Windhand – Grief’s Infernal Flower

Honorable Mentions
Oya, juga ada dua album live yang seru dari dua band kesayangan. Plus dua album anyar milik para veteran metalheads yang meskipun tidak sebaik album mereka sebelumnya tapi tetap kudu saya nikmati dan selalu saya segani.
1. Anathema – A Sort of Homecoming (live)
2. Iron Maiden – The Book of Souls
3. Slayer – Repentless
4. Swans – The Gate (live)

 

*Daftar di atas tidak menunjukkan peringkat, melainkan disusun berdasarkan urutan alfabet. Pemakaian gambar meme Lemmy digunakan untuk alasan tertentu, sebagai tribut khusus kepada beliau.