teenage riot
teenage riot

Saya selalu tersenyum (miris) tiap kali melihat grafiti di pagar sebuah proyek pembangunan hotel di kawasan Kayutangan Malang ini. Letaknya persis di sebelah Houtenhand, bar dan klub musik yang kesohor itu. Setiap saya parkir motor di depan Houtenhand, mau tidak mau selalu tampak coretan itu dan saya pasti menyungging senyum. Seperti ada sesuatu yang ‘kuat’ terpancar dari tulisan ‘Sonic Youth’ dan ‘Grunge’ tersebut. Saya duga, Thurston Moore dkk pasti bangga kalau tahu hal ini.

Saya tidak tahu siapa ‘oknum’ yang mencoret atau bikin kalimat tersebut. Mungkin teman-teman yang sering nongkrong atau manggung di bar tersebut. Mungkin juga orang lain, bomber yang kebetulan lewat dan tidak bisa diam menemukan ruang kosong. Entahlah, saya tidak mau tahu juga. Siapa pun dia, pasti seorang pribadi yang keren – terlepas apakah motifnya itu cuma iseng atau serius. Saya kagum dan berterimakasih padanya.

Oh ya, saya bersama kawan-kawan dulu suka nongkrong minum kopi atau bir di lantai tiga atau rooftop Houtenhand setiap sore menjelang senja. Dari sana, jika menatap ke bagian timur kota Malang, view-nya keren banget. Ada landscape pegunungan Buring dan Tengger yang membentang indah. Bahkan puncak Gunung Semeru sering tampak jelas dengan gagahnya. Itu salah satu spot sore/senja favorit saya.

Sekarang, dengan adanya proyek pembangunan hotel tersebut, pemandangan itu sudah tidak tampak lagi karena tertutup dinding beton. Sedih sekaligus geram.

Seharusnya memang tidak boleh ada bangunan tinggi di Malang, jika ‘mereka’ paham betapa indahnya view pegunungan di sekeliling kota ini. Tapi, ah sudahlah. Kita sama-sama tahu seperti apa ‘tabiat’ pemkot, wakil rakyat dan pengusaha yang suka ‘bersekongkol’ soal pembangunan dengan dalih peningkatan ekonomi dan pariwisata.

Ya, mungkin coretan grafiti itu tadi adalah respon sekaligus keisengan ‘terbaik’ yang bisa diberikan atas proyek pembangunan kota yang mulai membabi-buta di sana-sini. A real deal, for a Daydream Nation.

Saya akhirnya teringat lirik “Teenage Riot”-nya Sonic Youth dari album Daydream Nation (1998). Salah satu potongan barisnya berkata, “Say it / Don’t spray it / Spirit desire (face me) / Spirit desire (don’t displace me) / Spirit desire / We will fall… / Teenage riot in a public station / Gonna fight and tear it up in a hypernation for you.”