kaset drama
kaset drama

Ini mungkin penemuan menarik dari kunjungan saya ke pasar loak di pusat kota Malang, kemarin. Di salah satu lapak tergeletak beberapa kaset yang sampulnya penuh warna, mencolok dan langsung menarik perhatian. Oh ternyata kumpulan kaset drama, eh kaset cerita.

Singkat kata, langsung saya amankan setelah tawar-menawar harga pas dan tancap gas. Siang itu saya borong semua tujuh kaset yang ada; Gulliver’s Travels (Jonathan Swift), Huckleberry Finn (Mark Twain), Robin Hood, Treasure Island (Robert Louis Stevenson), Robinson Crusoe (Daniel Defoe), Frankenstein (Mary W Shelley), dan Moby Dick (Herman Melville). Semuanya adalah edisi Regents Illustrated Classics, rilisan IPS Publishing Inc USA (1986).

Oke, dari judul-judulnya pasti semua sudah pada tahu. Yah, ini semacam audiobook, spokenwords, atau kaset drama ala Sanggar Cerita gitu lah – yang mengadaptasi karya-karya penulis/karya klasik. Jadi kita semacam didongengi. Ada narator yang bercerita, atau tepatnya membacakan buku versi aslinya – lengkap dengan penyampaian informasi bab-nya sesuai buku. Sangat textbook sekali.

Ada pengisi suara sesuai tokoh/lakon/karakter di beberapa dialog penting. Tapi tidak banyak, saya rasa total cuma ada 2-4 orang pengisi yang berganti-ganti karakter vokal. Plus kadang diselipkan suara latar sederhana sebagai penguat atmosfir cerita – misalnya bunyi debur ombak yang ganas di Moby Dick, suara burung camar dan angin pantai di Treasure Island, instrumental seram di Frankenstein, atau lagu rakyat Inggris kuno di Robin Hood. Kadang ini juga terdengar seperti sandiwara radio (Saur Sepuh, anyone?!)

Ya gitu. Lucu aja sih kaset-kaset ini. Menyenangkan. Kekanak-kanakan. Sembari mengasah kemampuan ‘listening’ cerita berbahasa Inggris. Apalagi buat kita yang memang suka sama cerita/buku aslinya. Sekarang saya bisa duduk tenang selonjoran di sofa dan minum teh panas sambil didongengi oleh seorang bapak tua (narator). Atau mungkin terbayang bakal ada dialog kayak gini suatu hari nanti;

“Punya Moby Dick?
“Punya!”
“Yang buku cerita atau novel grafis?”
“Bukan, kaset!”
“Hah?!…..”

*Tulisan ini sebelumnya saya posting di grup FB Your Daily Dose of Cassette, plus mendapat komentar dari sana-sini. Klik saja for sure!…