4Dischord [Spills Recs, 2002]
4Dischord [Spills Recs, 2002]
Semua ini berawal dari proyek survei Fakhri Zakaria [Jaki] tentang Album Live Terbaik Dari Band Indonesia yang bikin saya menoleh pada rilisan ini, 4Dischord Original Live Recording Harvest [Spills Records, 2002].

Melalui jaringan WhatsApp, saya sempat ngobrol banyak dengan Jaki soal serba-serbi album live di negeri ini. Ditanyai macem-macem. Saya jawab asal-asalan aja, lha wong itu pas jam kerja. Entah gimana ceritanya si blogger handal dan periset ulung di (((KHAZANAH))) musik Indonesia itu kok selo banget pada jam kerjanya di kantor.

Setelah itu, saya melirik ke rak koleksi rekaman. Mengambil kaset 4Dischord, membuka sampulnya, menyimak semua teks dan gambar/foto yang ada di sana, membaca liner notes-nya yang historik. Tersenyum. Kagum. Anjing edan!

Wah, rasanya tidak banyak yang tahu rilisan ini. Musti dikabarkan, pikir saya. Lalu saya putuskan untuk mem-posting foto kaset 4Dischord ke Grup Facebook Your Daily Dose of Cassette, seraya menulis;

4Dischord [Spills Records, 2002]
Sebuah proyek kolektif & ambisius yg melibatkan para pelaku komunitas independen di Bandung [dan Jakarta]. Ide sederhananya; bikin konser cadas spesial yg sengaja direkam secara live utk dirilis kemudian. Empat band terbaik disiapkan – dari lintas genre musik dan komunitas yg berbeda; Puppen, Forgotten, Jeruji, dan Blind To See.

Saya sempat ngobrol sama Yayat Achdiyat [tim produksi 4Dischord] soal proyek ini, kurang lebih dia pernah bilang, “Bikin konser utk kebutuhan live recording itu beda produksinya dibanding konser biasa. Lebih kompleks dan detil kerjanya…”

Dan hasilnya…
Konsernya sukses dan hasil rekamannya juara! \m/ 

Begitu saja. Lalu postingan itu mendapat beberapa respon dan komentar dari kolega. Penjaga arsip Kineruku dan pemuja rilisan lokal lawas, Budi Warsito, berkomentar, “Dan di tahun 2002, saya rasa teknologi perekaman pun tidak secanggih dan ‘semudah’ sekarang ya. Salut!”

Beberapa detik kemudian dia meralat, “2001, malah! Ada ceritanya di sini: http://www.robinmalau.net/puppen-4-dischord-live-recording-harvest/

Wah, saya baru tahu kalau ada link storinya di internet. Iya, menurut liner notes-nya memang Robin Malau [Puppen/Musikator] adalah salah satu pencetus ide proyek 4Dischord.

Mas Budi melanjutkan, “Saya belum pernah nemu kaset rare ini, Bung Samack. Cuma pernah curi denger 2 lagu Jeruji di situ dari sini; http://www.soundclick.com/bands/page_music.cfm?bandID=106291

Saya lalu menimpali, “Saya suka aura/atmosfir live-nya yang terekam jelas. riuh penonton gig cadas. plus celoteh sang vokalis di jeda lagu. yg paling epik itu prolog Addy Gembel [Forgotten] sebelum lagu “Tuhan Telah Mati”. Sadis!”

Ade Haryana kemudian ikut nimbrung, “Sempet beredar kabar bahwa ada versi cd dan vcd nya. Tapi saya tidak menemukannya. Hanya versi kaset saja. Rekaman live yang memukau. Artefak yang mengandung nilai historis. Salut! \m/”

Singkat cerita, begitulah. Sederhana.

Tak perlu saya ulas panjang-lebar lagi khan?…

Kembali ke soal survei Jaki soal Album Live Indonesia Terbaik; kalau saya ditanya, pasti bakal jawab Klakustik. Ya, rasanya banyak orang yang juga memilih album tersebut. Opsi yang tepat. Tidak perlu diragukan, atau dipertanyakan lagi alasannya.

Atau sebaiknya, segera baca hasil survei Jaki yang sudah dimuat dalam blog-nya yang spektakuler ini ; Album Live Terbaik Dari Band Indonesia.

Namun…dari sisi gelap saya yang lain juga akan bilang kalau 4Dischord adalah album live Indonesia yang sangat esensial – kalau bukan salah satu yang terbaik – khususnya bagi kancah musik rock independen di tanah air.

Lalu saya menyimpan baik-baik kaset itu di rak bagian paling pojok…

4Dischord ; Original Live Recording Harvest

Side A 

Blind To See  ; 1. Air, Udara, Tanah / Friend of Friendship. 2. Better Than To Come. 3. Sadar.

Forgotten ; 1. Future Syndrome. 2. Obsesi Mati. 3. Tuhan Telah Mati.

Side B

Jeruji ; 1. Intro / Racing Goals. 2. Marah [feat. Yadi Behom]. 3. Lawan.

Puppen ; 1. Intro / Atur Aku. 2. Hijau. 3. Kendali.

Produced by 4 Dischord & Friends.

Project Director ; Ade Moslem & Robin Malau aka Low.

Event Director ; Dadan Ketu. Recording Director ; Chaerul.

Recorded Live at Taman Budaya Dago Bdg, September 9th, 2001.

Engineered by Yayat & Yoni.

Manufactured & Distributed by Spills Records.