fifan christa of atlesta [photo by hendisgorge / irockumentary]
fifan christa of atlesta [photo by hendisgorge / irockumentary]
“Ibaratnya, kalo album pertama kami itu seperti pasangan yang bercinta di kamar kos, lalu direkam pakai kamera ponsel versi 3gp. Pokoknya main brutal dan kudu cepat orgasme, soalnya takut digrebek warga sekitar. Sedangkan di album kedua ini, suasananya lebih rileks dan berkelas. Seperti bercinta di kamar president suite. Prianya pake jas dan dasi, perempuannya pake gaun. Necis lah. Minumnya juga sampanye atau tequila. Cukup elegan dan romantis seperti apa yang kita tonton di video X-Art, PassionHD atau Joymii. Seperti itulah!” ungkap Fifan Christa, otak di balik Atlesta, saat mendeskripsikan progres musik mereka jelang perilisan album kedua.

Atlesta adalah unit electro-pop yang cukup kesohor di skena musik kota Malang. Membicarakan Atlesta itu memang selalu soal Fifan Christa – sama seperti jika kita membicarakan Nine Inch Nails itu adalah Trent Reznor. Tanpa mengecilkan peran personil atau kolaborator yang lain, Fifan Christa memang mastermind di balik segala konsep musik, lirik, hingga imej yang dibawa Atlesta.

Sebelumnya, Atlesta sudah pernah merilis debut Secret Talking yang diproduksi oleh Monev Records beberapa tahun lalu. Menurut Fifan Christa, “CD Secret Talking sekarang sudah habis. Memang gak dicetak banyak sih. Album itu juga banyak laku dalam versi digital. Lumayan lah buat pemasukan dan modal garap album selanjutnya…”

Hampir setahun belakangan, Atlesta sibuk menyiapkan materi album kedua yang rencananya dikasih tajuk Sensation dan akan dirilis pada bulan September 2014 ini. “Materi musiknya memang jauh berbeda dengan lagu-lagu yang kemarin. Kemaren aku banyak mengurung diri di studio. Bikin musik aja melulu, sampe stres, haha. Eh, sempet nyepi juga ke sebuah pantai yang sepi di daerah Malang Selatan untuk dapet mood dan inspirasi buat album ini,” jelas Fifan Christa sambil membeberkan segala kisah di balik proses produksi album barunya.

Konon, album Sensation itu akan berisi lagu-lagu dalam tempo yang lebih kalem dan kasual. “Iya, kayaknya tidak banyak irama disko yang upbeat seperti kemarin. Di album ini banyak nuansa acid jazz, RnB, soul dan chill out-nya,” tutur Fifan Christa seraya menyebut nama-nama seperti Maliq D’essentials, The Groove, hingga Justin Timberlake sebagai padanan musik.

Semua lirik di album Sensation masih memakai bahasa Inggris, dalam bait-bait yang lebih tenang serta dewasa. Dengan imej baru yang lebih classy, kuat dan konseptual, Sensation mungkin bisa merambah segmen pasar yang lebih luas serta sanggup membawa Atlesta menuju ke level yang berikutnya.

Album Sensation sudah memasuki masa pre-order melalui iTunes sejak 9/11, dan bakal beredar dalam bentuk CD mulai 20 September 2014. Seperti sebelumnya, Atlesta juga bakal menggelar secret party dalam rangka promosi album Sensation. Kali ini pestanya dikasih tajuk The Great Escape dan akan digelar hanya untuk kalangan terbatas di sebuah spot yang masih dirahasiakan.

“Kali ini party-nya dijamin makin seru dan seksi. Juga lebih aman lah. Gak bakal digerebek polisi lagi kok kayak yang kemaren,” janji Fifan Christa sambil tertawa. Well, menarik untuk ditunggu…

 

Kabar update soal Atlesta bisa dicek via @Atlesta atau www.atlesta.com
Tonton juga video teaser “The Great Escape” melalui link ini.  

Artikel ini sebelumnya dimuat di situs musik Gigsplay.