MLG
MLG

“Ini menarik. Di Malang, setiap bulan puasa itu justru lebih banyak gigs dibandingkan dengan bulan-bulan biasa,” ucap seorang pemuda yang berkaos Iron Maiden kepada saya sesaat sebelum ia menyulut sebatang rokok putih, tepat ketika adzan maghrib mulai berkumandang. Dia lalu mengambil sebotol air mineral dari dalam tas ranselnya, menenggaknya sekali, lalu menghisap kembali rokoknya sambil tersenyum kecil.

Ya, apa yang dibilang kawan saya itu tadi memang ada benarnya. Banyak benarnya malah, jika setiap bulan Ramadhan selama beberapa tahun belakangan ini kita mau mengamati kawasan jalan Soekarno Hatta Malang, yang jadi ‘zona khusus’ dan primadona untuk meluangkan waktu ngabuburit di kota ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kawasan itu setiap harinya tetap menjadi andalan untuk berburu menu takjil, makanan, promo produk, sampai aneka hiburan sembari menanti bedug maghrib.

RRR2014

Tahun ini merupakan selebrasi 10 tahun Rengeng-Rengeng Rockmadhon [RRR]. Gigs ini memang sudah lahir sejak tahun 2004 silam dan rutin berjalan setiap tahun, pada bulan puasa. Sejak awal, RRR digagas oleh komunitas Antz Studio dengan dibantu oleh beberapa pihak squat/komunitas, partner dan sponsor [distro/clothing-line]. Wajar kalau RRR ini terlihat mirip acara gigs yang digarap oleh komunitas. Selama acara, RRR juga mengumpulkan sumbangan atau donasi dari penonton yang hasilnya akan diserahkan kepada panti asuhan setempat. A good thing.

Karena dikelola oleh orang-orang yang terlibat aktif di komunitas musik independen, alhasil mulai band yang paling keras sampai pada kelompok musik yang paling lembut pun bisa tampil di acara ini. Bisa dikatakan, hampir semua band lokal Malang pernah tampil di RRR. Apapun itu genre-nya – mulai dari rock, punk, ska, hardcore hingga segala jenis metal bahkan irama grindcore sekali pun. Nama-nama seperti Snickers and The Chicken Fighters, Screaming Factor, Begundal Lowokwaru, Youngster City Rockers, dan Gang Holiday adalah langganan RRR setiap tahunnya.

“Tahun ini Rengeng-Rengeng jalan selama sepuluh hari, setiap sore mulai tanggal 11 sampai 20 Juli. Non-stop. Masih bisa jalan meski hanya di-support sama beberapa sponsor lokal saja,” jelas Muhammad Faizal, pengelola studio musik Antz dan penggagas hajatan RRR, yang saya temui di area venue, pada suatu sore.

Tahun ini, RRR memberi ruang dan rundown bagi sejumlah band berbahaya kota Malang, mulai dari 4Finger Down, Sharkbite, YCR, Gang Holiday, SATCF, Betterman, Fasik, Give Me A Chance, Screaming Factor, dan masih banyak lagi.

RRR2014
RRR2014

Ngabuburit Show

Pertunjukan musik di bulan Ramadhan bukan hanya milik RRR saja. Satu pihak yang sudah rutin menggelar ‘ngabuburit show’ adalah AV Production yang menggandeng sponsor perusahaan rokok. AV Production bikin booth di tengah boulevard Soehat dan banyak menampilkan band-band pop berformat akustik. Bahkan tahun ini mereka juga menyediakan space untuk lapak rilisan dan merchandise musik bekerjasama dengan Koalisi Nada, The Paimo, Barongsai Records, dsb.

Di tengah bulan puasa, tepatnya tanggal 17 Juli lalu, juga ada acara charity show untuk #SavePalestine di areal Soekarno Hatta. Sejumlah penampil di hari itu ada Tani Maju, Gang Holiday, Crimson Diary, Christabel Annora, Neurosesick, Malang Hip Hop Community, plus aksi DJ serta grafiti.

#MLG4PALESTINE
#MLG4PALESTINE

Azone adalah booth milik salah satu brand rokok nasional yang juga menggelar live music, hampir setiap sore. Hajatan yang dikelola oleh G-Production itu sempat mengundang Crimson Diary, Unda-Undi, Christabel Annora, Hypnotize, dan masih banyak lagi. Selain panggung-panggung tadi, masih ada live music dan hiburan lain yang dikelola oleh sejumlah brand produk dan stasiun radio swasta.

Jadi bayangkan di sepanjang jalan Soekarno Hatta itu tiap sore selama bulan puasa banyak panggung-panggung kecil bertebaran dengan beragam band/musisi yang tampil bersahutan.

Sudah mirip seperti festival musik saja, bukan?!

Menyenangkan dan menghibur? Tentu saja.

Screaming Factor @ RRR2014
Screaming Factor @ RRR2014

Iya, segalanya memang berlangsung seru seperti foto di atas. Namun, mmmh, seandainya saja anda tahu apa yang terjadi beberapa hari sebelumnya…

[bersambung]

*Ini bagian pertama dari seri tulisan “Rockmadhan di Malang”. Nantikan bagian kedua dalam beberapa hari ke depan.