hasil akhir di jkt ; kmrn
hasil akhir di jkt ; kmrn

Demi pengarsipan dan ketertiban administrasi, maka saya mencatat kembali hasil-hasil perburuan, tontonan dan kunjungan di Jakarta selama sepuluh hari, 25 April – 05 Mei kemarin.

Oya, ini bukan catatan perjalanan atau so-called-travel-writing, ini hanyalah coretan iseng belaka dari wisata rock n’ roll di Jakarta. Semua data dan fakta di sini ditulis dengan bahan dasar memori dan gairah, serta setengah gelas kopi sisa yang sudah dingin, beberapa batang rokok putih, dan setangkup insomnia…

Because, there’s no trip like a rock trip…

Jalan Surabaya, Jakpus

Tangan saya segera mengambil kaset White Zombie “La Sexorcisto; Devil Music Vol.1”. Saya sudah lama cari album ini, dan ternyata langsung berjodoh ketika hari pertama mampir ke Jalan Surabaya. @KokoGiman dapet kaset Obsessed dan @dogolkill malah memborong banyak CD cadas. Dalam kasus yang sama, di tempat yang sama, saya juga menemukan album pertama Machine Head “Burn My Eyes”. Saya dulu pernah cerita kalau “Davidian” itu salah satu lagu favorit saya sepanjang masa khan?!

kaset white zombie & machine head ditemukan di rak ini...
kaset white zombie & machine head ditemukan di rak ini…

Kios Buku Bekas, Pasar Festival Kuningan

Begitu keluar dari sebuah kios buku bekas di Pasar Festival Kuningan, mata saya tiba-tiba menangkap buku berjudul “Tempat Anak Muda Nongkrong – Prambors 102,30 Tahun ; Music, Trend and Everything in Between” di sudut etalase depan. langsung saya kembali masuk ke dalam, mengambil buku itu, dan membawanya ke meja kasir. Sebab, kayaknya buku ini penting untuk menambah wawasan soal budaya pop anak negeri.

Cijantung Rock House

Ini rumah kawan akrab saya, @dogolkill beserta sang istri @geetawardani dan dua jagoan kecilnya, Raka dan Rae. Ini tempat menginap saya dan @KokoGiman di akhir pekan saat helatan Hammersonic, selama dua malam. Sangat homey bagi kami karena koleksi musik, buku, komik, film hingga games yang seabrek. Eh stok kopi di dapurnya juga juara. Oya, thanks untuk kopi Bali dan hibah CD Filter-nya. A nice family with a great hospitality!…

a happy family ; dogol, raka, rae & gita. they rawks!
a happy family ; dogol, raka, rae & gita. they rawks!

Hammersonic Festival 2013

Demi Obituary dan kawan-kawan yang berkaos hitam, oleh-oleh ceritanya sudah saya tulis di sini ya. \m/

Twohundred Photography, Karawaci

Sebuah studio foto di bilangan ruko pasar modern Karawaci yang jadi tempat menginap saya selama beberapa hari. Milik senior saya di kampus, Babe, lelaki tua berjiwa muda dan fans berat Pink Floyd yang ‘mengasuh’ banyak model cantik di studionya, haha.

'guest house' paling ramah di karawaci :))
‘guest house’ paling ramah di karawaci

demajors HQ, Jaksel

Dua kali saya mampir ke kantor label rekaman ini begitu tahu Agung Rahmadsyah ternyata bekerja di sana. Berbincang banyak dengan Ucup dan mas David Karto, minum beer dan ‘wine’ di terasnya, mengintip ruang siaran radio demajors, meliat-liat koleksi plat aneka genre, bertemu rombongan Burgerkill yang sedang interview, hingga mulai akrab dengan Goldie, anjing yang amat ramah dan terlalu bergairah.

Lawless Store, Kemang

Sempet mampir sebentar ke Lawless di daerah Kemang dan ngobrol ama @unboundkill, vokalis Speedkill dan tukang tato di sana. Daftar belanja malam itu adalah CD SSSLOTHHH “Phenomenon” dan Komunal “Gemuruh Musik Pertiwi”. Mau bikin tato tapi takut jarum :p

Konser A Create, Balai Kartini

Entah, tiba-tiba tertarik menonton A Create, ajang kreatif anak muda di Balai Kartini, Kuningan. Ditemani Ucup demajors, saya bisa menonton aksi WSATCC, The Upstairs, Homogenic, The Sigit dan Rock N’ Roll Mafia di depan mata. Heran dan ketawa menyaksikan DJ-DJ liar di Ruang Rupa. Betah di booth Record Store dan membawa pulang CD Pure Saturday “Grey” dan kompilasi Frekuensi Perangkap Tikus. Oya, pertama kali jumpa Dimas Ario juga di event ini.

Konser SORE, RS Cafe

Kunjungan ke kantor Rolling Stone Indonesia sambil menonton konser SORE yang sangat crowded dan konon menciptakan rekor penonton terbanyak di RS Cafe. Berjumpa dengan mas Adib Hidayat dan Wendi Putranto serta sebagian redaksi dan kontributor di sana.

Warung Musik, Blok M Square

Di sebuah sore, iseng main-main ke kiosnya Warung Musik, bertemu dengan sang juragan Agus WM, dan mendapat harga yang damai untuk sekeping CD Metallica “And Justice For All”.

warung musik
warung musik

Ebenz Home @ JKT

Setelah bertemu dengan rombongan Burgerkill di radio demajors, saya diculik mereka untuk ikut menginap di rumah keluarga Ebenz di Jakarta. Malam terakhir di ibukota [04/05], tidur seranjang dengan bassist Ramdhan dan drummer Abah Andris sambil memutar Entombed. Nongkrong ama Ebenz di teras sambil berbincang banyak soal pencapaian dan rencana Burgerkill ke depan. Oya, saya juga dikasih Ebenz kaos baru SUNN O))) yang katanya kekecilan untuk tubuhnya. Nuhun Kang!🙂

*Thanks & hello to Giman, Dogol & Family, Babe 200, Agung, Ucup, David Karto & demajors, Wenz Rawk & RSI, Ebenz & Burgerkill dan semua kawan yang bertemu di Jakarta, kemarin.