Nama aslinya Hendhy Junindar Prasetyo. Pria bertubuh mungil dan berkacamata ini seringkali tampak berseliweran di dalam barikade panggung musik rock sambil menenteng kameranya. Karya fotonya sungguh memukau mata. Dia cukup jeli menangkap momen dan memotret segala peristiwa yang terjadi di atas panggung musik, backstage, hingga moshpit yang sesak penonton. Hampir semua aksi band cadas lokal papan atas tak pernah luput dari lensa bidiknya. Karya fotonya selain mejeng rutin di Common Ground magz, juga pernah termuat di majalah Rolling Stone Indonesia dan Trax Magz. Well, seperti apa dia menggeluti aktifitasnya ini, silahkan simak perbincangan berikut…


Dari mana anda belajar memotret?
Ilmu dasarnya dari teman masa SMA pas di Balikpapan dan ketemu lagi di Malang, bernama Yuli Indrawan a.k.a Ogive, mulai dari Kamera Analog sampai Digital. Sisanya otodidak, mencontek dari para fotografer sebelah yang lagi moto.

Siapa fotografer favorit anda?
Untuk lokal ada:
– Norman [@happipolla]: Suka dengan penyajian dari hasil foto-fotonya. Silahkan berkunjung ke www.facebook.com/HappipollaPhotoworks
– John Ronesta Pandia [@jesuiscidal]: Foto-fotonya asik! Apalagi Slow Speed-nya. Bisa dilihat di jesuiscidal.blogspot.com
– Imung Setiawan: Foto-fotonya bercerita, pengalaman pribadi mungkin ya. Silahkan add FB-nya di www.facebook.com/imung.setiawan
Untuk Interlokal ada:
– Sebastian Delacruz: Slow Speed-nya ajib! Bisa dilihat di: www.flickr.com/photos/delacrux/
– Javier Bragado: Susah diungkapkan dengan kata-kata, satu kata GREAT! Liat dan simak di www.flickr.com/photos/javierbragado/

Apa saja biasanya kendala saat memotret pertunjukan?
Kendala pertama masalah akses kalau ingin moto stage besar, apalagi di luar Jatim. Kendala kedua di alat, harus bisa memanfaatkan alat yang apa adanya untuk bisa mendapatkan hasil yang ada apanya #halah. Meskipun hasil akhir ada di tangan Photoshop, hahaha. Kendala ketiga kondisi fisik, apalagi untuk acara yang pengisinya banyak dan membutuhkan waktu seharian penuh. Jadi jangan lupa makan dulu dan jangan lupa bawa minum. Sisanya tergantung kondisi lapangan, kadang penonton juga bisa jadi kendala, apalagi di acara-acara yang penjagaannya tidak ketat atau tidak ada sama sekali. Pinter-pinter baca suasana sekitar saat moto dan jangan lupa berdoa.

Band yang paling sering anda potret selama ini?
Dari luar Jatim, foto Burgerkill yang paling banyak [sering jadi headliner acara-acara yang didatengin soalnya]. Untuk wilayah Jatim sendiri ada Begundal Lowokwaru dan SATCF.

Band yang paling ingin anda potret tapi belum kesampean?
KVELERTAK! dan semua band Black Metal Norway! HAIL BLACK METAL! Hahahhaa..

Apa aja perangkat memotret yang biasanya anda bawa saat pertunjukan musik?
Canon DSLR 450D + Lensa KIT 18-55mm [belum kesampaian buat nambah, mungkin kedepannya kalau ada duit lebih], kalau mas-mas atau mbak-mbak liat saya bawa lebih dari yang disebutkan tadi berarti itu dapat pinjaman dari temen.

Pengalaman memotret yang menurut anda paling berkesan selama ini?
Semua acara musik di Malang cukup berkesan dan berkarakter, kadang malah sampai ikut terbawa suasana kalau lagi moto. Kalau di luar Jatim pas Rock In Solo 2011, Bandung Berisik 2011 dan Hammersonic 2012. Jadi bisa dapat banyak kenalan [yang awalnya hanya ketemu di sosmed] dan sekalian nyuri-nyuri ilmu.

Di manakah kami bisa melihat portofolio hasil jepretan anda?
Sebenarnya gak bisa dikatakan portofolio juga sih karena fotonya agak sangat banyak, mungkin bisa dibilang arsip/dokumen perjalanan saya memotret temen-temen yang lagi bermain musik. Silahkan berkunjung ke http://www.flickr.com/photos/hendisgorge/

*Fyi, Hendisgorge juga bisa disapa melalui twitter @hendisgorge maupun facebook.