“An orphan journeys across Europe to the 2005 Champions League Final in Istanbul.”

Saya baru nonton film ini beberapa hari yang lalu melalui rekomendasi dari seorang sahabat, yang dibarengi dengan hibah file videonya ke flashdisk saya. “Film ini bikin saya menangis,” katanya. Ucapannya itu saya anggap sebuah peringatan, sekaligus tantangan. Seingat saya, jarang sekali ada film yang bisa membuat saya terharu, apalagi menangis.

Oke, ini sungguh terlambat, mengingat Will sebenarnya sudah dirilis sejak tahun lalu. Ke mana saja saya selama ini?! Tapi biarlah, better late than never.

Well, sumpah ini film yang apik. Apalagi bagi anda yang doyan sepakbola, terutama para fans Liverpool FC. Saya gak akan mengulas filmnya panjang-lebar, sebaiknya anda cari dan baca resensinya aja di internet. Hanya saja, saya mendadak jadi emosional dan sentimentil di sepanjang film ini.

Setidaknya ada 5 alasan sederhana kenapa saya suka film Will, yaitu;

1. Saya adalah penggemar Liverpool FC – selain Newcastle United FC kalau untuk klub Liga Inggris.

2. Final Liga Champion 2005 antara Liverpool FC vs AC Milan di Istanbul Turki adalah salah satu pertandingan bola bersejarah yang jadi favorit sepanjang masa. Saya tidak pernah lupa akan momen Miracle of Istanbul yang menegangkan seperti diceritakan blog ini.

3. Dalam film ini ada cameo para bintang The Kops ; Kenny Daglish, Steven Gerrard, dan Jamie Carragher.

4. Adegan akhir ketika Will yang tidak punya tiket pertandingan bertemu Kenny Daglish dan berhasil masuk stadion adalah momen yang paling menyentuh dan mengharukan. Sejak itu, mata saya memerah dan berair hingga ending film ini. Damn!

5. Terakhir – oke ini pamer juga sih – saya memiliki kaos Liverpool FC edisi Final Champion 2005. Jadi tidak ada alasan lagi bagi saya untuk tidak menyukai film ini khan?!…

official licensed merch – nemunya di lapak pakaian bekas🙂

That’s all, folks. Now please singing, You’ll Never Walk Alone!

*Related links ; Will official site | imdb