Lima tahun yang lalu mereka bukanlah siapa-siapa. Kita mungkin kenal album Destroy Erase Improve, tapi tidaklah pernah membayangkan akan seperti sekarang pengaruhnya bagi komposisi ‘math’ di lingkup metal. Meshuggah kembali di tahun 2005 ini dengan rilisan kelimanya, Catch Thirtythree. Diawali oleh Autonomy Lost, nomor yang masih kalut pada riff-riff cempreng-melayang yang jadi khas mereka. Seakan bunyi yang dimainkan dari custom-made bersenar delapan itu adalah atmosfir musiknya. Ya, delapan senar dan hasilnya unik, sebab banyak slide gitar yang mungkin belum pernah kita dengar. Tak ayal, talenta jenius selalu diberikan oleh berbagai media musik internasional kepada duet gitar mereka. Drum ikut mengiringi menjaga tempo ‘nanggung’ setiap komposisi yang tercipta. Kedua stik dan pedal itu seperti mampu menahan diri untuk jangan terlalu cepat, atau jangan terlampau lambat. Vokal hanya mengisi sedikit part dari tiap lagu, mungkin rata-rata maksimal hanya sepertiga dari total musik mereka. Setiap track menjadi fenomenal. Minds Mirror’s berisi sampling, petikan senar dan gebukan drum yang doomy. Sedang dua sekuel track In Death – Is Life, dan In Death – Is Death memakan durasi lebih dari 15 menit yang penuh kebingungan. Tempo mengambang. Partitur musik yang melompat-lompat. Anda mungkin kesulitan memenggal setiap lagu yang hampir menjadi sambungan dari track sebelumnya. Ya, satu detik jeda itu artinya pergantian lagu mereka. Makanya Catch Thrtythree disebut sebagai album dengan satu kesatuan komposisi yang terbagi ke dalam 13 track terpisah. Sebuah kontradiksi yang hampir mirip dengan I, mini album mereka sebelumnya yang hanya memuat satu lagu berdurasi 20 menit lebih (dengan rasa yang sama seperti halnya album berisi 13 lagu!). Jika anda tidak sabar dan cermat, pasti rasa bosan yang tersisa dari setiap pengalaman mendengarkan musik mereka. Namun jika dibandingkan album-album terdahulunya, di sini Fredrik Thordendal dkk makin impresif di setiap aspek. Seperti menemukan cara-cara baru dalam memainkan instrumen dan mengolahnya jadi satu karya musik yang berkualitas. Memang butuh konsentrasi tinggi untuk menyimak struktur musik mereka yang agak rumit. Sering terjadi kompleksitas nada dan presisi yang cukup akurat serta hampir tanpa pengulangan. Meshuggah mengemasnya secara santai, penuh perhitungan dan neurotik. Sialan, Catch Thirtythree adalah aljabar-nya musik metal yang diprogramkan semester ini. Coba mainkan di meja belajarmu sambil mengerjakan tugas kalkulus yang dikumpulkan esok hari!… (samack)

Tracklist ; Autonomy Lost, Imprint Of The Un-Saved, Disenchantment, The Paradoxial Spiral, Re-Inanimate, Entrapment, Mind’s Mirrors, In Death – Is Life, In Death – Is Death, Shed, Personae Non Gratae, Dehumanization, Sum.

Rating ; 8/10

For fans of ; The Mars Volta, Converge, TDEP and all metal guitarists!

*artikel ini ditulis untuk rubrik resensi musik di musiklopedia.com [Oktober 2005]