Nama: Samack
Umur: 32 Tahun

1. Apa album rekaman CD favoritmu? Yang membuat kamu tergila-gila pada musik atau liriknya, yang merubah gaya hidupmu, yang menggubah cara pandang (idealisme), yang memberikan momment penting dalam sejarah hidupmu atau yang mempengaruhi seleramu? (Tuliskan dengan jelas nama artist dan judul albumnya)

PINK FLOYD – THE WALL

2. Ceritakan tentang pengalaman anda tentang hal tersebut. (minimal 15 kata)

Perkenalanku dengan album The Wall justru dimulai dari versi video-nya. Video The Wall yang disutradarai Alan Parker dan dibintangi Bob Geldof itu sudah berkali-kali aku tonton secara gak sengaja di rumah. ketika itu aku masih SD, kebetulan orang rumah [ibu, om dan tante] suka setel video ini. Aku sampe hapal adegan-adegannya. Tapi aku gak ngerti, gak ngeh musik apaan ini?! Yang paling aku ingat ada palu berbaris, tembok yang runtuh, dan koor anak kecil. Kelihatannya menarik. Keren. Rebellious. Agak-agak anti sekolahan. Tapi saat itu ya aku cuekin aja, gak ngerti! Akh, musiknya orang dewasa, pikirku. Pas menginjak bangku SMP barulah aku coba-coba memutar kaset The Wall milik [almarhum] om-ku. Berkali-kali. Sedikit demi sedikit. Butuh waktu lama sampai akhirnya aku benar-benar cinta sama album ini dan suka ama band-nya. Aku juga mulai sadar dan paham kenapa Radiohead, Neurosis, Nine Inch Nails, Burzum, Elpamas, bahkan Koil sering bilang kalau mereka sangat suka Pink Floyd. Sementara aku butuh waktu sepuluh tahun untuk mencerna album The Wall dan menyatakan diri sebagai fans berat Pink Floyd. Sekarang aku malah punya empat biji album The Wall [2 kaset & 2 CD] dalam versi yang berbeda-beda. Ini album favoritku sepanjang masa. Paling penting dan berkesan. Sangat emosional. Menemaniku sejak masa abg, remaja, sampai [agak] dewasa sekarang ini. Album yang mempengaruhi hidup, pola pikir dan seleraku selama ini. Yah, semua ini gara-gara The Wall!…